Abdul Aziz Angkat

Politisi Indonesia

Abdul Aziz Angkat (10 Januari 1958 – 3 Februari 2009) adalah seorang politisi dan akademisi asal Sumatera Utara yang menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara periode 2008–2009. Dikenal sebagai kader loyal Partai Golkar, perjalanan hidupnya mencakup pengabdian di dunia pendidikan sebagai dosen hingga mencapai puncak karier legislatif di tingkat provinsi.

Latar Belakang Pendidikan dan Awal Karier

Lahir di Medan, Abdul Aziz Angkat menempuh pendidikan dasar hingga tinggi di kota kelahirannya. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Zending Islam Medan pada tahun 1969, sebelum melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 4 tahun (1973) dan Sekolah Persiapan (SP) IAIN Medan (1975).

Minatnya pada dunia pendidikan membawanya menempuh studi di IKIP Negeri Medan (sekarang Universitas Negeri Medan). Ia meraih gelar Sarjana Muda pada tahun 1979 dan menyelesaikan gelar Sarjana penuh pada tahun 1982. Setelah lulus, ia sempat mengabdikan diri sebagai dosen di almamaternya, IKIP Negeri Medan. Meski telah aktif di politik, ia tetap mengutamakan pendidikan dengan menyelesaikan jenjang Pascasarjana di Studi Pembangunan FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 2005.

Aktivisme Organisasi dan Perjalanan Politik

Karier politik Abdul Aziz Angkat berakar kuat dari keaktifannya di organisasi kepemudaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badko HMI Sumatera Utara periode 1980–1982 dan Wakil Ketua KNPI Sumatera Utara (1985–1991). Pengalaman organisasi ini menjadi fondasi penting bagi kepemimpinannya di masa depan.

Di internal Partai Golkar, ia meniti karier dari bawah, mulai dari menjadi Anggota DPD I Golkar Sumut hingga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara selama periode yang panjang, yakni sejak 1997 hingga akhir hayatnya pada 2009.

Baca Juga:

Menjabat sebagai Ketua DPRD Sumatera Utara

Karier legislatif Abdul Aziz Angkat tergolong stabil dan panjang. Ia terpilih menjadi Anggota DPRD Sumatera Utara selama tiga periode berturut-turut, yaitu 1997–1999, 1999–2004, dan 2004–2008. Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai sosok yang memahami mekanisme parlemen dan dinamika politik daerah.

Pada 13 November 2008, Abdul Aziz Angkat terpilih menjadi Ketua DPRD Sumatera Utara. Ia mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh H. Abdul Wahab Dalimunthe, yang saat itu mengundurkan diri untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI. Namun, masa kepemimpinannya sebagai ketua parlemen daerah ini berjalan cukup singkat akibat sebuah tragedi yang mengejutkan publik.

Tragedi 3 Februari 2009

Pada tanggal 3 Februari 2009, sebuah aksi demonstrasi pecah di gedung DPRD Sumatera Utara. Massa pengunjuk rasa mendesak DPRD untuk segera mengesahkan tuntutan pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap). Dalam situasi yang memanas, Abdul Aziz Angkat mengalami pengeroyokan oleh massa yang merasa kecewa karena tuntutan mereka tidak kunjung dikabulkan.

Setelah insiden tersebut, ia segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, Abdul Aziz Angkat dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama. Berdasarkan hasil otopsi tim medis, penyebab kematiannya adalah serangan jantung yang dipicu oleh kelelahan fisik dan tekanan situasi selama kericuhan berlangsung.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa Abdul Aziz Angkat?

Abdul Aziz Angkat adalah Ketua DPRD Sumatera Utara periode 2008–2009 dan politisi senior dari Partai Golkar.

Apa penyebab meninggalnya Abdul Aziz Angkat?

Ia meninggal dunia pada 3 Februari 2009 akibat serangan jantung setelah sebelumnya mengalami pengeroyokan saat demonstrasi pembentukan Provinsi Tapanuli di gedung DPRD Sumut.

Apa latar belakang pekerjaan beliau sebelum menjadi politisi?

Sebelum fokus di dunia politik, ia merupakan seorang akademisi yang bekerja sebagai dosen di IKIP Negeri Medan.

Sumber referensi: Wikipedia