Agustín Sauto Arana
Pemain sepak bola pria Spanyol

Agustín Sauto Arana (11 Mei 1908 – 21 Agustus 1986), yang lebih dikenal dengan julukan Bata, merupakan penyerang legendaris Spanyol yang mengukir sejarah emas bersama Athletic Bilbao. Selama masa baktinya di klub tersebut, ia tercatat mencetak 208 gol dalam 208 pertandingan di semua kompetisi, sebuah rasio gol yang sangat mengesankan. Kehebatannya di depan gawang lawan menjadikannya salah satu pilar utama di era keemasan Bilbao pada tahun 1930-an.
Latar Belakang dan Keunikan Julukan "Bata"
Lahir di Barakaldo, Biscay, ketertarikan Agustín pada sepak bola dimulai dari klub kota kelahirannya, Barakaldo CF. Nama panggilannya, "Bata", memiliki asal-usul yang cukup unik. Julukan tersebut diberikan karena kebiasaannya mengenakan celemek atau pakaian pelapis (disebut bata dalam bahasa Spanyol) yang dibuat oleh ibunya agar ia tidak mengotori pakaian terbaiknya saat bermain. Selain julukan ikonik tersebut, ketangguhannya di lapangan hijau membuatnya mendapat julukan lain seperti "El Bertha bilbaino", "El terror de San Mamés" (Teror San Mames), hingga "El león enfurecido" (Singa yang Mengamuk).
Masa Kejayaan di Athletic Bilbao
Bata resmi bergabung dengan Athletic Bilbao pada tahun 1929 dan melakoni debutnya pada 22 September dalam kemenangan 4–1 melawan Deportivo Alavés di Kejuaraan Biscay. Sejak musim pertamanya, ia langsung memberikan dampak besar dengan membawa klub meraih gelar ganda (double) yakni La Liga dan Copa del Rey. Gol liga pertamanya tercipta pada 23 Maret 1930 dalam kemenangan dramatis 4–3 atas Atlético Madrid.
Di Bilbao, Bata menjadi poros dari lini depan yang sangat mematikan bersama rekan-rekannya seperti José Iraragorri, Chirri II, Lafuente, dan Guillermo Gorostiza. Kerja sama apik ini membawa klub mendominasi sepak bola Spanyol pada awal dekade 1930-an.
Rekor Fenomenal Melawan FC Barcelona
Momen paling legendaris dalam karier Bata terjadi pada musim 1930/1931. Ia menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mampu mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan melawan FC Barcelona. Torehan tersebut terjadi saat Athletic Bilbao menghancurkan raksasa Catalan itu dengan skor telak 12–1 pada 18 Februari 1931. Ketajamannya pada musim itu mengantarkannya meraih Trofi Pichichi pertamanya dengan koleksi 27 gol.
Baca Juga:
Dampak Perang Saudara dan Akhir Karier
Karier cemerlang Bata di kasta tertinggi sepak bola Spanyol terpaksa terhenti prematur akibat meletusnya Perang Saudara Spanyol pada tahun 1936. Pada saat itu, ia baru saja merayakan gelar juara liga keempatnya di usia 28 tahun, usia yang seharusnya menjadi puncak performa bagi seorang striker. Akibat konflik tersebut, kompetisi resmi di Spanyol terhenti selama beberapa tahun.
Pada musim panas 1938, Bata memutuskan untuk kembali membela klub lamanya, Barakaldo. Ia terus bermain hingga kompetisi liga kembali bergulir setelah perang berakhir dan akhirnya memutuskan untuk pensiun pada usia 35 tahun setelah empat musim berkompetisi di Segunda División. Di level internasional, meski sangat tajam di klub, Bata hanya tercatat memiliki satu penampilan bersama tim nasional Spanyol dalam laga persahabatan melawan Italia di Bilbao pada April 1931.
Prestasi Sepanjang Karier
Selama membela Athletic Bilbao, Agustín Sauto Arana berhasil mengumpulkan berbagai trofi bergengsi, di antaranya:
- La Liga (4 gelar): 1929–30, 1930–31, 1933–34, 1935–36
- Copa del Rey (4 gelar): 1930, 1931, 1932, 1933
- Trofi Pichichi (Pencetak Gol Terbanyak): 1930–31, 1931–32
Bata menghembuskan napas terakhirnya pada 21 Agustus 1986 di Valle de Trápaga-Trapagaran pada usia 78 tahun, meninggalkan warisan abadi sebagai salah satu penyerang paling mematikan yang pernah dimiliki Spanyol.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa rekor terbesar yang dipegang Bata hingga saat ini?
Bata adalah satu-satunya pemain yang pernah mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan melawan FC Barcelona dalam kompetisi La Liga.
Berapa jumlah gol total Bata untuk Athletic Bilbao?
Bata mencetak total 208 gol dalam 208 pertandingan di semua kompetisi resmi untuk Athletic Bilbao.
Mengapa karier Bata di divisi utama Spanyol berakhir di usia 28 tahun?
Kariernya di kasta tertinggi secara efektif terhenti akibat pecahnya Perang Saudara Spanyol pada tahun 1936 yang menghentikan kompetisi sepak bola resmi.
Sumber referensi: Wikipedia