Almen Abdi
Gelandang sepak bola profesional Swiss

Almen Abdi (lahir 21 Oktober 1986) adalah mantan pemain sepak bola profesional asal Swiss yang dikenal luas karena kecerdasannya sebagai gelandang serang di lapangan hijau. Sepanjang kariernya, ia telah malang melintang di berbagai liga top Eropa, mulai dari Swiss, Prancis, Italia, hingga Inggris. Abdi tidak hanya dikenal karena kemampuannya mencetak gol, tetapi juga visi permainannya yang luar biasa yang menjadikannya sosok kunci di setiap klub yang ia bela.
Awal Karier dan Kejayaan di FC Zürich
Lahir di Prizren, Almen Abdi memulai perjalanan sepak bolanya dengan bergabung di akademi muda FC Zürich pada tahun 1993. Ia menimba ilmu di sana selama satu dekade sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan debut profesional pada musim 2003–2004 saat usianya masih 17 tahun. Debutnya terjadi dalam pertandingan melawan Basel, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti.
Meskipun pada tiga musim pertamanya ia lebih banyak duduk di bangku cadangan, musim 2006–2007 menjadi titik balik bagi kariernya. Abdi berhasil menembus skuat utama dan menjadi pemain inti yang tak tergantikan. Keberhasilannya bersama FC Zürich sangat mengesankan, di mana ia membantu klub meraih gelar juara Liga Super Swiss sebanyak tiga kali, yakni pada musim 2005–2006, 2006–2007, dan 2008–2009.
Musim 2008–2009 menjadi puncak performanya di tanah air. Dengan catatan 19 gol dan 12 assist, ia menjadi pencetak gol terbanyak bagi klubnya. Prestasi luar biasa ini membuatnya dinobatkan sebagai Gelandang Terbaik di Liga Super Swiss sekaligus meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik Swiss musim tersebut.
Pengalaman di Prancis dan Italia
Pada Januari 2010, Abdi memutuskan untuk mencari tantangan baru dengan bergabung ke klub Prancis, Le Mans. Namun, masa tinggalnya di sana tergolong singkat karena klub tersebut harus terdegradasi ke Ligue 2 pada akhir musim. Setelah tampil dalam 13 pertandingan di Prancis, ia kemudian pindah ke Italia untuk bergabung dengan Udinese pada musim panas 2010 dengan status bebas transfer.
Di Udinese, persaingan di lini tengah sangat ketat. Abdi mencatatkan 19 penampilan pada musim pertamanya, meski lebih sering masuk dari bangku cadangan. Salah satu momen ikoniknya bersama klub asal Udine tersebut adalah saat ia mencetak gol penyama kedudukan melalui titik penalti melawan Celtic di ajang Liga Europa pada September 2011.
Baca Juga:
Menjadi Idola di Watford
Karier Almen Abdi mencapai babak baru yang sukses saat ia pindah ke Inggris untuk membela Watford pada Juli 2012, awalnya dengan status pinjaman dari Udinese. Ia langsung memberikan dampak instan dengan mencetak gol pada debut liga melawan Crystal Palace. Kemampuannya dalam mengeksekusi tendangan bebas dan mengatur ritme permainan dengan cepat membuatnya menjadi pemain favorit pendukung Watford.
Pada akhir musim 2012–2013, Abdi meraih penghargaan Player of the Season dari para penggemar Watford setelah mencetak 12 gol dari lini tengah. Kesuksesan ini mendorong Watford untuk mempermanenkan statusnya dengan kontrak tiga tahun pada Juli 2013. Meskipun sempat terhambat oleh cedera parah seperti plantar fasciitis, Abdi tetap menjadi bagian integral dari skuat The Hornets dan membantu mereka bersaing di papan atas Championship hingga promosi ke Premier League.
Karier Internasional dan Akhir Perjalanan Sepak Bola
Di level internasional, Almen Abdi memilih untuk membela tim nasional Swiss meskipun ia memiliki latar belakang etnis Gorani dari Kosovo dan memenuhi syarat untuk membela Albania. Ia melakukan debut seniornya untuk Swiss dalam pertandingan melawan Siprus pada 20 Agustus 2008. Secara keseluruhan, ia mencatatkan enam caps untuk tim nasional negaranya.
Setelah meninggalkan Watford, Abdi bergabung dengan Sheffield Wednesday pada Juli 2016. Namun, cedera kembali menghambat performanya di Hillsborough. Ia akhirnya dilepas oleh klub tersebut pada akhir musim 2018–2019, yang menandai akhir dari perjalanan karier profesionalnya di dunia sepak bola.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa saja gelar yang pernah diraih Almen Abdi bersama FC Zürich?
Almen Abdi berhasil memenangkan tiga gelar Liga Super Swiss (2005–2006, 2006–2007, 2008–2009) dan satu gelar Piala Swiss (2004–2005) bersama FC Zürich.
Mengapa Almen Abdi sangat populer di kalangan pendukung Watford?
Ia menjadi favorit karena kreativitasnya di lini tengah, kemampuan mencetak gol-gol krusial termasuk tendangan bebas, serta dedikasinya yang membuahkan penghargaan Player of the Season pada tahun 2013.
Apakah Almen Abdi pernah bermain di Premier League?
Ya, Abdi merupakan bagian dari skuat Watford yang berhasil promosi dan bermain di kasta tertinggi sepak bola Inggris, Premier League.
Sumber referensi: Wikipedia