František Plánička
Pemain sepak bola asal Ceko (1904–1996)

František Plánička (2 Juni 1904 – 20 Juli 1996) adalah penjaga gawang sepak bola asal Cekoslowakia yang diakui sebagai salah satu pemain paling terhormat dalam sejarah sepak bola negaranya. Menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Slavia Praha, Plánička menjadi simbol kesetiaan dan sportivitas yang luar biasa. Ia dikenal dunia melalui keberaniannya di bawah mistar gawang, terutama saat memimpin tim nasional Cekoslowakia sebagai kapten di dua final Piala Dunia pada tahun 1930-an.
Latar Belakang dan Awal Kehidupan
František Plánička lahir pada 2 Juli 1904 di distrik Žižkov, Praha, sebagai anak tertua dari tiga bersaudara dari pasangan Karel Plánička, seorang tukang kayu. Masa kecilnya cukup berat karena ketidakhadiran ayahnya dalam waktu lama selama Perang Dunia I, yang memaksa František muda membantu ibunya untuk menafkahi keluarga. Setelah menyelesaikan sekolah, ia sempat belajar untuk menjadi seorang tukang bubut.
Kecintaannya pada sepak bola tumbuh di jalanan Praha, di mana ia sering bermain bersama teman-temannya, baik sebagai penyerang maupun penjaga gawang. Karier klubnya dimulai secara formal pada tahun 1919 bersama Slovan Prague VII sebelum pindah ke SK Bubeneč pada tahun 1921. Menariknya, ia pernah mencoba peruntungan di Sparta Praha, namun ditolak karena dianggap memiliki tubuh yang terlalu pendek untuk seorang kiper. Namun, tinggi badan yang hanya 174 cm tersebut justru ia kompensasikan dengan kelincahan luar biasa dan kemampuan pengamatan yang tajam.
Karier Klub: Legenda Slavia Praha
Pada Maret 1923, Plánička mulai berlatih dengan Slavia Praha. Meskipun sempat terjadi perselisihan administratif dengan klub lamanya, Bubeneč, ia akhirnya resmi bergabung dengan Slavia pada Oktober 1923. Di klub inilah ia mengukir sejarah selama 15 tahun (1923–1938). Selama periode ini, Slavia menikmati masa keemasan dengan memenangkan delapan gelar liga Ceko.
Plánička tampil dalam 1.253 pertandingan sepanjang kariernya, di mana 969 di antaranya adalah bersama Slavia. Gaya bermainnya yang akrobatik dan refleksnya yang cepat membuatnya dijuluki "The Cat of Prague" (Kucing dari Praha) atau "Master of Robinsonades". Salah satu momen penting dalam karier klubnya adalah ketika ia membawa Slavia mencapai final Mitropa Cup pada tahun 1929 dan akhirnya memenangkan trofi bergengsi tersebut pada tahun 1938.
Baca Juga:
Karier Internasional dan Keberanian di Piala Dunia
Di level internasional, Plánička membela tim nasional Cekoslowakia sebanyak 73 kali antara tahun 1926 hingga 1938, sebuah rekor nasional yang bertahan hingga tahun 1966. Sebagai kapten, ia memimpin timnya mencapai final Piala Dunia 1934 di Italia. Meskipun Cekoslowakia sempat unggul terlebih dahulu, mereka akhirnya harus puas sebagai runner-up setelah kalah 1–2 dari tuan rumah Italia melalui babak perpanjangan waktu.
Momen yang paling menunjukkan keberaniannya terjadi pada Piala Dunia 1938 di Prancis. Dalam pertandingan perempat final melawan Brasil yang dikenal sebagai "Pertempuran Bordeaux" karena kekerasannya, Plánička mengalami patah lengan setelah bertabrakan dengan pemain Brasil. Namun, ia menolak untuk meninggalkan lapangan dan terus bermain menahan rasa sakit hingga babak perpanjangan waktu berakhir dengan skor 1–1. Cedera serius ini jugalah yang akhirnya memaksa Plánička untuk pensiun dari sepak bola profesional.
Kehidupan Pribadi dan Warisan
Di luar lapangan hijau, Plánička adalah sosok yang sangat disiplin. Menyadari pendeknya karier atlet, ia menyelesaikan sekolah bisnis dan bekerja di departemen akuntansi Pension Institute. Ia menikah dengan kekasih masa kecilnya, Božena Chvojková, dan dikaruniai dua orang putri. Bahkan setelah pensiun, ia tetap aktif menjaga kondisi fisiknya dengan bermain sepak bola bersama para legenda Slavia lainnya.
Salah satu pencapaian yang paling ia banggakan adalah catatan sportivitasnya; selama 20 tahun kariernya, ia tidak pernah sekali pun mendapatkan kartu kuning maupun merah. Atas integritasnya ini, ia dianugerahi International Fair Play Award oleh UNESCO pada tahun 1985. Plánička meninggal dunia pada usia 92 tahun, tepat dua bulan setelah ia menyaksikan klub tercintanya, Slavia Praha, kembali menjuarai liga setelah penantian selama 48 tahun.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa julukan terkenal bagi František Plánička?
Ia dijuluki sebagai "The Cat of Prague" (Kucing dari Praha) karena gaya bermainnya yang akrobatik dan kelincahan yang menyerupai kucing saat menghalau bola.
Berapa gelar liga yang dimenangkan Plánička bersama Slavia Praha?
Selama kariernya yang berlangsung dari 1923 hingga 1938, ia berhasil memenangkan delapan gelar liga Ceko bersama Slavia Praha.
Mengapa pertandingan melawan Brasil di Piala Dunia 1938 disebut heroik bagi Plánička?
Karena ia tetap bertahan di lapangan dan terus melakukan penyelamatan meskipun menderita patah lengan akibat tabrakan dengan pemain lawan.
Apakah František Plánička pernah mendapatkan kartu merah?
Tidak, dalam 20 tahun karier sepak bolanya dan lebih dari 1.200 pertandingan, ia tidak pernah mendapatkan peringatan atau dikeluarkan dari lapangan (tidak pernah mendapat kartu merah maupun kuning).
Sumber referensi: Wikipedia