Troy Deeney
Pemain dan manajer sepak bola profesional Inggris (lahir 1988)

Troy Deeney (lahir 29 Juni 1988) adalah seorang pengamat sepak bola profesional, manajer, dan mantan pemain asal Inggris yang berposisi sebagai penyerang. Ia paling dikenal karena masa baktinya selama sebelas tahun di Watford, di mana ia menjabat sebagai kapten dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub tersebut. Perjalanan kariernya sering dianggap luar biasa, mengingat ia memulai dari level amatir sambil bekerja sebagai tukang batu sebelum akhirnya mencapai puncak kompetisi sepak bola Inggris.
Masa Kecil dan Awal Kehidupan yang Sulit
Troy Matthew Deeney lahir di Solihull, West Midlands, dan tumbuh besar di kawasan Chelmsley Wood. Masa kecilnya tidaklah mudah; pada usia 10 tahun, ia dan ibunya menjadi korban kekerasan oleh ayahnya, yang memicu keterlibatan layanan sosial. Orang tuanya berpisah saat ia berusia 11 tahun, dan ia dibesarkan oleh ibunya, meskipun tetap menjalin hubungan dengan ayahnya yang dikenal sebagai pengedar narkoba di wilayah tersebut.
Masalah di rumah berdampak pada pendidikannya. Deeney dikeluarkan dari sekolah pada usia 14 tahun. Meski sempat kembali setahun kemudian, ia meninggalkan sekolah pada usia 16 tahun tanpa membawa sertifikat GCSE. Namun, di kemudian hari, ia menunjukkan keteguhan hati dengan mengambil ujian susulan dan berhasil mendapatkan GCSE di bidang Bahasa Inggris, Sains, dan Matematika pada tahun 2012.
Awal Karier: Dari Tukang Batu ke Lapangan Hijau
Sebelum terjun ke sepak bola profesional, Deeney bekerja sebagai tukang batu dengan upah 120 poundsterling per minggu. Ia sempat diundang untuk mengikuti uji coba di akademi Aston Villa pada usia 15 tahun, namun ia melewatkan tiga hari pertama karena lebih memilih bermain di pertandingan hari terakhir yang ia ketahui jadwalnya. Akibatnya, ia tidak mendapatkan kontrak.
Karier sepak bolanya dimulai di klub amatir Chelmsley Town pada tahun 2004. Ia baru mendapatkan kesempatan bermain di tim utama karena banyak pemain reguler berhalangan hadir. Bakatnya tercium oleh Mick Halsall, pemandu bakat Walsall, dalam sebuah pertandingan di mana Deeney bermain dalam kondisi mabuk namun berhasil mencetak tujuh gol dalam kemenangan 11-4. Walsall kemudian menawarinya uji coba, yang hanya ia datangi setelah manajer Chelmsley menjemputnya dari tempat tidur dan membayarkan taksinya.
Karier di Walsall dan Kepindahan ke Watford
Deeney resmi bergabung dengan Walsall pada Desember 2006 dan sempat dipinjamkan ke Halesowen Town. Kariernya di Walsall mulai menanjak saat Chris Hutchings mengambil alih kursi manajer dan menempatkannya di posisi favoritnya sebagai penyerang, bukan lagi sebagai pemain sayap. Pada musim 2009-10, ia menjadi pencetak gol terbanyak klub dengan 14 gol dan dianugerahi gelar Pemain Terbaik Walsall.
Pada Agustus 2010, Deeney pindah ke Watford dengan nilai transfer awal sebesar 250.000 poundsterling. Meski awalnya kesulitan dengan kebugaran karena pramusim yang kurang maksimal, ia perlahan menjadi pemain kunci. Di bawah asuhan Sean Dyche pada musim 2011-12, ia mencetak 12 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak klub untuk pertama kalinya.
Baca Juga:
Masa Keemasan dan Status Legenda di Watford
Setelah sempat absen karena masalah hukum pada tahun 2012, Deeney kembali ke skuad Watford dengan performa yang lebih tajam. Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya—dan sejarah sepak bola Inggris—terjadi pada 12 Mei 2013 dalam laga semifinal play-off melawan Leicester City. Hanya beberapa detik setelah kiper Watford menyelamatkan penalti, Deeney mencetak gol kemenangan di ujung lapangan yang lain, memicu perayaan luar biasa di Vicarage Road.
Deeney mencatatkan rekor sebagai pemain Watford pertama yang mencetak 20 gol atau lebih dalam tiga musim berturut-turut (2012-2015). Sebagai kapten, ia memimpin Watford promosi ke Premier League pada musim 2014-15. Selama di kasta tertinggi, ia terus menjadi tumpuan serangan dan mencetak gol ke-100 untuk klub pada 26 Desember 2016. Secara total, ia mencatatkan 419 penampilan dan 140 gol sebelum meninggalkan klub sebagai agen bebas pada Agustus 2021.
Birmingham City dan Forest Green Rovers
Setelah dari Watford, Deeney bergabung dengan Birmingham City, klub yang ia dukung sejak kecil. Ia menghabiskan dua musim di sana dan mencetak 11 gol dalam 56 penampilan, serta sempat menjabat sebagai kapten klub. Pada Agustus 2023, ia bergabung dengan Forest Green Rovers di League Two sebagai pemain-pelatih.
Kariernya sebagai manajer permanen dimulai di Forest Green pada Desember 2023. Namun, masa jabatannya berlangsung singkat dan penuh kontroversi setelah ia secara terbuka mengkritik performa para pemainnya di media. Ia dipecat pada Januari 2024 setelah gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan yang ia pimpin.
Kehidupan Pribadi dan Pasca-Pensiun
Di luar lapangan, Deeney dikenal vokal dalam isu-isu sosial, termasuk rasisme di media sosial. Ia juga terbuka mengenai perjuangannya mengatasi ketergantungan alkohol dan judi. Sejak musim panas 2018, ia memutuskan untuk berhenti total dari perjudian dan konsumsi alkohol di pekan-pekan pertandingan.
Saat ini, Troy Deeney aktif sebagai pengamat sepak bola (pundit) untuk CBS Sports, muncul secara rutin di program Morning Footy, di mana ia membagikan analisis tajamnya berdasarkan pengalaman panjangnya di berbagai level liga Inggris.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa jumlah gol yang dicetak Troy Deeney untuk Watford?
Troy Deeney mencetak total 140 gol dalam 419 penampilan untuk Watford di semua kompetisi, menjadikannya pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah klub.
Klub apa yang didukung Troy Deeney sejak kecil?
Troy Deeney adalah pendukung setia Birmingham City, klub yang akhirnya ia perkuat menjelang akhir karier bermainnya antara tahun 2021 hingga 2023.
Apa profesi Troy Deeney sebelum menjadi pemain profesional?
Sebelum bergabung dengan Walsall secara profesional, Deeney bekerja sebagai tukang batu sambil bermain di level amatir untuk Chelmsley Town.
Sumber referensi: Wikipedia