Ulrich Frédéric Woldemar, Comte de Lowendal

Prajurit dan negarawan Prancis kelahiran Jerman (1700-1755)

Biografi Ulrich Frédéric Woldemar: Marsekal Prancis dan Negarawan Ulung Abad ke-18
Biografi Ulrich Frédéric Woldemar: Marsekal Prancis dan Negarawan Ulung Abad ke-18

Ulrich Frédéric Woldemar, Comte de Lowendal (1700 – 27 Mei 1755) merupakan seorang perwira militer dan negarawan lintas negara yang memiliki karier cemerlang di berbagai angkatan bersenjata Eropa pada abad ke-18. Ia dikenal sebagai salah satu jenderal paling cakap di masanya, yang berhasil meniti karier dari Kekaisaran Romawi Suci hingga mencapai posisi puncak sebagai Marsekal Prancis. Pengabdiannya yang meliputi berbagai bendera negara menjadikannya sosok yang unik dalam sejarah militer kontinental.

Latar Belakang dan Perjalanan Karier Awal

Lahir di Hamburg dengan nama Ulrich Friedrich Woldemar Graf von Löwendal, ia memulai petualangan militernya sejak usia muda. Sebagai seorang keturunan bangsawan, ia memiliki akses untuk mengabdi di berbagai angkatan bersenjata besar di Eropa. Langkah awalnya dimulai di Angkatan Darat Kekaisaran di bawah kepemimpinan Kaisar Jerman, Charles VI.

Kariernya terus berkembang saat ia sempat bergabung dengan Angkatan Darat Denmark sebelum akhirnya kembali lagi ke Angkatan Darat Kekaisaran Romawi Suci. Kemampuan kepemimpinannya menarik perhatian Augustus II yang Kuat, penguasa Sachsen, yang kemudian mengangkatnya menjadi Feldmarschall dan Inspektur Jenderal Infanteri Sachsen. Pada periode 1734 hingga 1735, ia memegang komando pasukan Sachsen di wilayah Rhine.

Pengabdian di Kekaisaran Rusia

Mengikuti jejak banyak perwira Jerman di masa itu, Lowendal kemudian memutuskan untuk mengabdikan kemampuannya di Kekaisaran Rusia. Ia terlibat dalam pertempuran melawan Kesultanan Utsmaniyah (Turki) pada tahun 1739 di Khotyn, di mana ia menunjukkan ketangkasan taktisnya di medan perang.

Reputasinya di Rusia tidak hanya terbatas pada bidang militer. Antara tahun 1740 hingga 1743, ia dipercaya menjabat sebagai Gubernur Jenderal di wilayah Kegubernuran Ostsee (wilayah Baltik) milik Kekaisaran Rusia. Atas jasa-jasanya, pada tahun 1741, Augustus III yang bertindak sebagai Reichsvikar menganugerahinya gelar bangsawan Kekaisaran atau "Reichsgraf".

Baca Juga:

Kejayaan di Angkatan Darat Prancis

Meskipun telah meraih kesuksesan di berbagai negara, Lowendal paling dikenal luas karena pengabdiannya di Angkatan Darat Prancis antara tahun 1744 hingga 1755. Selama Perang Suksesi Austria, ia bertugas di wilayah Belanda Austria sebagai bawahan dari Maurice de Saxe yang legendaris.

Prestasi militernya di Prancis sangat gemilang. Ia memimpin pasukan Prancis yang berhasil merebut Ghent pada tahun 1745. Namun, pencapaian puncaknya terjadi pada tahun 1747 ketika ia berhasil menaklukkan benteng Bergen-op-Zoom yang dikenal sangat sulit ditembus. Keberhasilan strategis ini membuat Raja Louis XV dari Prancis sangat terkesan dan menganugerahinya pangkat tertinggi militer, yakni Marsekal Prancis (Maréchal de France).

Tugas Terakhir dan Kehidupan Pribadi

Pada tahun 1755, Raja Louis XV memberikan kepercayaan diplomatik kepada Lowendal dengan mengangkatnya sebagai Menteri Plenipotensiari dalam negosiasi dengan Prusia. Misi ini sangat krusial, yakni untuk mencegah pecahnya Perang Tujuh Tahun. Sayangnya, takdir berkata lain; Lowendal meninggal dunia sebelum ia sempat melaksanakan instruksi diplomatik tersebut.

Dalam kehidupan pribadinya, Lowendal menikah sebanyak dua kali. Pernikahan pertamanya adalah dengan Theodora Eugenia von Schmettau pada tahun 1722, dan pernikahan keduanya dengan Barbe Madeleine Countess von Szembek pada tahun 1736. Dari kedua pernikahan tersebut, ia dikaruniai delapan orang anak. Marsekal Ulrich Frédéric Woldemar, Comte de Lowendal, menghembuskan napas terakhirnya di Paris pada 27 Mei 1755, meninggalkan warisan sebagai salah satu ahli strategi militer lintas negara yang paling dihormati di Eropa.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa pencapaian militer terbesar Ulrich Frédéric Woldemar?

Pencapaian militernya yang paling terkenal adalah penaklukan benteng Bergen-op-Zoom pada tahun 1747, sebuah kemenangan strategis yang membuatnya diangkat menjadi Marsekal Prancis oleh Raja Louis XV.

Negara mana saja yang pernah dibela oleh Lowendal dalam karier militernya?

Ia pernah mengabdi di Angkatan Darat Kekaisaran Romawi Suci, Denmark, Sachsen, Kekaisaran Rusia, dan terakhir di Prancis.

Mengapa ia tidak jadi melakukan negosiasi dengan Prusia pada 1755?

Lowendal meninggal dunia di Paris pada Mei 1755 sebelum sempat menjalankan perintah Raja Louis XV untuk bernegosiasi dengan Prusia guna mencegah Perang Tujuh Tahun.

Sumber referensi: Wikipedia