Eniola Aluko
Pemain sepak bola wanita Inggris (lahir 1987)

Eniola Aluko (lahir 21 Februari 1987) adalah seorang eksekutif sepak bola, penyiar, dan mantan pemain profesional asal Inggris yang berposisi sebagai pemain sayap dan penyerang. Lahir di Lagos, Nigeria, ia pindah ke Birmingham, Inggris, saat berusia enam bulan dan kemudian tumbuh menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam sepak bola wanita modern. Selain catatan 102 penampilannya untuk tim nasional Inggris, Aluko mencatatkan sejarah sebagai pesepak bola wanita pertama yang tampil sebagai komentator di acara legendaris Match of the Day pada tahun 2014.
Awal Kehidupan dan Karier Remaja
Eniola lahir dari pasangan Yoruba, Gbenga dan Sileola Aluko. Ia tumbuh di lingkungan yang kental dengan atmosfer sepak bola, sering bermain bersama saudara laki-lakinya, Sone Aluko, yang juga menjadi pemain profesional. Meskipun sempat menekuni tenis, kegemarannya terhadap sepak bola membawanya bergabung dengan Leafield Athletic Ladies dan kemudian tim muda Birmingham City Ladies di bawah arahan manajer Marcus Bignot.
Bakat besarnya langsung terlihat ketika ia mencetak gol pada debutnya untuk tim senior Birmingham saat baru berusia 14 tahun. Pada usia 15 tahun, ia sudah tampil di Final Piala Liga Wanita FA tahun 2002. Ketajaman dan kecepatannya di lapangan membuat media serta manajernya menjulukinya sebagai "Wayne Rooney-nya sepak bola wanita". Prestasi ini membuahkan penghargaan Young Player of the Year di FA Women's Football Awards pada tahun 2003.
Kesuksesan di Charlton Athletic dan Karier di Amerika
Pada Januari 2004, Aluko memutuskan untuk bergabung dengan Charlton Athletic. Di klub ini, ia meraih kesuksesan signifikan, termasuk memenangkan Piala Liga Wanita FA 2004 dan FA Women's Cup 2005. Dalam final tahun 2005 melawan Everton, kecepatan Aluko menjadi kunci kemenangan saat ia mencetak gol tunggal pertandingan tersebut. Bersama Charlton, ia juga meraih dua gelar London FA Women's Cup (2005 dan 2006).
Ambisi internasional membawanya ke Amerika Serikat pada tahun 2009 untuk bermain di Women's Professional Soccer (WPS). Ia terpilih oleh Saint Louis Athletica dan menjadi pencetak gol terbanyak tim di musim perdana dengan enam gol. Kariernya di Amerika berlanjut ke Atlanta Beat dan Sky Blue FC sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Inggris pada tahun 2012 demi stabilitas karier.
Baca Juga:
Era Keemasan di Chelsea dan Penutup di Juventus
Kembalinya Aluko ke Chelsea pada akhir 2012 menandai periode paling sukses dalam karier klubnya. Selama enam tahun (2012–2018), ia menjadi pilar penting bagi The Blues. Puncaknya terjadi pada tahun 2015, di mana ia memberikan assist untuk gol kemenangan di Final FA Women's Cup pertama yang digelar di Stadion Wembley. Pada musim yang sama, ia membantu Chelsea mengamankan gelar Women's Super League (WSL) pertama mereka.
Secara total, Aluko mencatatkan 150 penampilan dan 75 gol untuk Chelsea sebelum pindah ke Juventus pada tahun 2018. Di Italia, ia kembali menunjukkan kelasnya dengan menjadi pencetak gol terbanyak klub dan memenangkan treble domestik: Serie A, Coppa Italia, dan Supercoppa Italiana. Ia resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada 15 Januari 2020.
Karier Internasional dan Kontroversi
Aluko mencatatkan debut senior untuk timnas Inggris pada usia 17 tahun dalam pertandingan melawan Belanda tahun 2004. Ia menjadi bagian penting dalam skuad Inggris di tiga edisi Piala Dunia Wanita (2007, 2011, 2015) dan dua edisi Euro (2009, 2013). Salah satu pencapaian tertingginya adalah meraih medali perunggu di Piala Dunia 2015 setelah mengalahkan Jerman.
Namun, karier internasionalnya berakhir secara kontroversial pada tahun 2016 setelah ia melaporkan komentar rasis yang dilakukan oleh pelatih Mark Sampson. Meskipun awalnya sempat mendapat penolakan, investigasi pihak ketiga akhirnya membuktikan klaim Aluko. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) kemudian meminta maaf secara publik atas penanganan kasus tersebut dan komentar rasis yang dialami Aluko serta rekannya, Drew Spence.
Transisi ke Peran Eksekutif dan Penyiaran
Setelah pensiun, Aluko tidak meninggalkan dunia sepak bola. Ia menjabat sebagai Direktur Olahraga pertama untuk Aston Villa W.F.C (2020–2021) dan kemudian memegang posisi serupa di Angel City FC di Amerika Serikat. Pada tahun 2023, ia bergabung dengan grup investasi Mercury/13 sebagai investor pendiri dan penasihat.
Di dunia penyiaran, wajahnya sering muncul di layar kaca sebagai pakar sepak bola untuk ITV, BT Sport, Amazon Prime, dan Fox Sports. Ia aktif memberikan analisis untuk pertandingan Premier League putra maupun Liga Super Wanita, memperkuat reputasinya sebagai salah satu analis sepak bola paling dihormati di Inggris.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa jumlah penampilan Eniola Aluko untuk tim nasional Inggris?
Eniola Aluko mencatatkan total 102 penampilan untuk tim nasional senior Inggris antara tahun 2004 hingga 2016.
Klub mana yang dibela Aluko sebelum ia pensiun?
Juventus adalah klub profesional terakhir yang dibela Eniola Aluko sebelum ia mengumumkan pengunduran dirinya pada Januari 2020.
Apa pencapaian bersejarah Aluko dalam dunia penyiaran?
Pada tahun 2014, Aluko menjadi pesepak bola wanita pertama yang tampil sebagai komentator di program Match of the Day di BBC.
Sumber referensi: Wikipedia