Cellica Nurrachadiana
dokter dan politisi Indonesia

Cellica Nurrachadiana (lahir 18 Juli 1980) adalah seorang dokter dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Karawang selama dua periode, yakni 2016–2020 dan 2021–2023. Sebelum menduduki kursi nomor satu di Karawang, ia mencatatkan sejarah sebagai Wakil Bupati termuda se-Indonesia saat dilantik pada tahun 2010. Perjalanan kariernya mencerminkan transisi dari dunia medis dan korporasi menuju panggung kepemimpinan daerah.
Latar Belakang dan Pendidikan
Lahir di Bandung pada 18 Juli 1980, Cellica memiliki latar belakang keluarga yang unik terkait namanya. Ia mengungkapkan bahwa nama "Cellica" diambil dari merek mobil Toyota Celica yang dibeli oleh orang tuanya tepat pada saat ia dilahirkan.
Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Bandung. Setelah lulus SMA, Cellica melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi dan meraih gelar Sarjana Kedokteran (S1) dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Ketertarikannya pada aspek hukum dalam dunia medis membawanya untuk menempuh program magister (S2) hukum kesehatan di Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.
Awal Karier dan Pengalaman di Dunia Hiburan
Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik, Cellica Nurrachadiana sempat berkarier di dunia profesional sebagai direktur di beberapa perusahaan. Pengalaman manajerial ini memberinya modal dalam mengelola organisasi sebelum akhirnya memasuki ranah pelayanan publik.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman unik di industri kreatif. Cellica pernah berakting dalam film layar lebar berjudul Surat Kecil untuk Tuhan (2011), di mana ia memerankan sosok dokter yang merawat tokoh utama. Kehadirannya di layar lebar kembali terlihat pada tahun 2021 melalui penampilan di serial web berjudul Behind the Boss.
Karier Politik dan Kepemimpinan di Karawang
Langkah politik Cellica dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dalam Pemilu 2009. Ia dilantik pada 31 Agustus 2009, namun kariernya di legislatif tidak berlangsung lama karena ia memutuskan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 2010.
Berpasangan dengan Ade Swara, Cellica berhasil memenangkan Pilkada tersebut dengan perolehan suara 38,8%. Pada usia 30 tahun, ia dilantik sebagai Wakil Bupati Karawang dan dinobatkan sebagai wakil bupati termuda di Indonesia saat itu.
Baca Juga:
Dinamika kepemimpinan di Karawang mengalami perubahan ketika Bupati Ade Swara terjerat kasus hukum pada akhir 2014. Cellica kemudian diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Karawang pada 24 Desember 2014 hingga masa jabatannya berakhir di tahun 2015.
Pada Pilkada 2015, Cellica maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Ahmad Zamakhsyari. Mereka menang dengan perolehan suara tipis sebesar 51,06% dan dilantik oleh Gubernur Jawa Barat pada 17 Februari 2016. Selama masa kepemimpinannya, ia memfokuskan perhatian pada masalah tata guna lahan di Karawang. Mengingat pesatnya ekspansi kawasan industri, Cellica memperkenalkan program rumah susun untuk menekan penggunaan lahan pertanian agar tidak terus berkurang.
Periode Kedua dan Pengunduran Diri
Pada Pilkada 2020, Cellica kembali maju untuk periode kedua, kali ini berpasangan dengan pengusaha Aep Syaepuloh. Mereka berhasil memenangkan kontestasi, mengalahkan pesaingnya termasuk mantan wakilnya sendiri, Ahmad Zamakhsyari, serta aktor Adly Fairuz yang saat itu mencalonkan diri sebagai wakil bupati.
Pada Maret 2020, Cellica menjadi salah satu pejabat publik pertama di Indonesia yang mengonfirmasi bahwa dirinya positif Covid-19. Kondisi ini terdeteksi setelah ia sempat mengalami gejala sesak napas saat memberikan pidato di sebuah acara publik beberapa hari sebelumnya.
Masa jabatan Cellica pada periode kedua ini berakhir lebih awal dari jadwal seharusnya. Pada 25 September 2023, ia secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Bupati Karawang. Keputusan ini diambil karena ia memilih untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR RI pada Pemilihan Umum 2024.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa latar belakang pendidikan Cellica Nurrachadiana?
Ia merupakan lulusan S1 Kedokteran dari Universitas Kristen Maranatha dan meraih gelar S2 Hukum Kesehatan dari Universitas Katolik Soegijapranata.
Mengapa Cellica Nurrachadiana mengundurkan diri sebagai Bupati Karawang?
Cellica mengundurkan diri pada September 2023 untuk maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI dalam Pemilihan Umum 2024.
Film apa saja yang pernah dibintangi oleh Cellica Nurrachadiana?
Ia pernah membintangi film layar lebar Surat Kecil untuk Tuhan (2011) dan serial web Behind the Boss (2021).
Sumber referensi: Wikipedia