David Cairns
Politikus Partai Buruh Skotlandia (1966–2011)

David Cairns (7 Agustus 1966 – 9 Mei 2011) adalah seorang politikus Partai Buruh Skotlandia yang menjabat sebagai Menteri Negara untuk Skotlandia dari tahun 2005 hingga 2008. Sebagai anggota parlemen (MP) untuk wilayah Inverclyde (sebelumnya Greenock dan Inverclyde), ia mencatatkan sejarah tidak hanya sebagai putra daerah pertama dari Greenock yang mewakili wilayah tersebut, tetapi juga sebagai tokoh yang memicu perubahan hukum penting di Britania Raya terkait hak politik mantan rohaniwan.
Latar Belakang dan Pendidikan
Lahir dengan nama John David Cairns, ia tumbuh besar di Greenock, Skotlandia. Cairns menempuh pendidikan di Notre Dame High School sebelum akhirnya memutuskan untuk mendalami teologi. Ia menjalani pelatihan untuk menjadi imam Gereja Katolik Roma di Universitas Kepausan Gregorian di Roma dan melanjutkan studinya di Franciscan International Centre, Canterbury.
Cairns mengabdi sebagai pastor di Clapham dari tahun 1991 hingga 1994. Namun, pada tahun 1994, ia memutuskan untuk meninggalkan jabatan imamatnya dan beralih ke dunia aktivisme politik. Ia kemudian menjabat sebagai direktur Christian Socialist Movement dan mulai membangun basis karier politiknya di London.
Langkah Awal di Dunia Politik
Sebelum melangkah ke parlemen nasional, Cairns bekerja sebagai asisten peneliti bagi Siobhain McDonagh, seorang anggota parlemen Partai Buruh yang baru terpilih pada tahun 1997. Pengalaman ini memberikan wawasan mendalam bagi Cairns tentang mekanisme kerja di Westminster. Pada tahun 1998, ia terpilih sebagai anggota dewan di London Borough of Merton, sebuah posisi yang ia pegang hingga tahun 2002.
Meskipun memiliki ambisi besar untuk masuk ke House of Commons, Cairns menghadapi hambatan hukum yang signifikan. Berdasarkan Undang-Undang Diskualifikasi Rohaniwan 1801 dan Undang-Undang Pembebasan Katolik Roma 1829, mantan pastor Katolik dilarang untuk dipilih sebagai anggota parlemen. Hambatan hukum inilah yang kemudian mendorong sebuah reformasi legislatif yang penting.
Perubahan Hukum dan Karier Parlemen
Untuk memungkinkan Cairns mencalonkan diri, Siobhain McDonagh mengajukan RUU pada tahun 1999 yang awalnya gagal. Namun, pemerintah kemudian mengajukan House of Commons (Removal of Clergy Disqualification) Bill. Undang-undang ini akhirnya disahkan pada 11 Mei 2001, menghapus hampir semua batasan bagi rohaniwan dari berbagai denominasi untuk duduk di House of Commons, kecuali bagi uskup Gereja Inggris yang duduk di House of Lords.
Setelah hambatan hukum tersebut dicabut, Cairns terpilih sebagai kandidat Partai Buruh untuk daerah asalnya, Greenock dan Inverclyde. Pada pemilihan umum 2001, ia menang dengan mayoritas 9.890 suara. Kemenangan ini menjadikannya orang kelahiran Greenock pertama yang mewakili kota tersebut di Parlemen.
Baca Juga:
Peran di Pemerintahan dan Pengunduran Diri
Karier Cairns di pemerintahan berkembang pesat. Pada 2003, ia ditunjuk sebagai Sekretaris Pribadi Parlemen untuk Menteri Negara di Departemen Pekerjaan dan Pensiun. Setelah pemilihan umum 2005, di mana ia kembali terpilih untuk daerah pemilihan Inverclyde yang baru dibentuk, ia diangkat menjadi Wakil Menteri Parlemen untuk Skotlandia. Tanggung jawabnya bertambah dengan mencakup Kantor Irlandia Utara pada tahun berikutnya.
Pada tahun 2007, ia dipromosikan menjadi Menteri Negara untuk Skotlandia. Dalam perannya ini, Cairns menjadi sosok vokal yang mempertahankan posisi Skotlandia di dalam Britania Raya, menentang gerakan kemerdekaan Skotlandia. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Labour Friends of Israel.
Namun, pada 16 September 2008, Cairns mengambil keputusan besar dengan mengundurkan diri dari pemerintahan. Langkah ini diambil di tengah ketegangan internal Partai Buruh mengenai kepemimpinan Gordon Brown. Cairns menyatakan bahwa sudah waktunya untuk mengizinkan debat kepemimpinan berlangsung secara terbuka. Media The Guardian menyebut pengunduran dirinya sebagai keputusan berprinsip dari seorang politikus yang jujur.
Kehidupan Pribadi dan Kematian
David Cairns adalah seorang politikus yang terbuka mengenai identitasnya sebagai gay. Hingga akhir hayatnya, ia menjalani hubungan dengan pasangannya, Dermot Kehoe. Meskipun sempat mundur dari jabatan menteri, popularitasnya di mata konstituen tetap kuat, terbukti dengan terpilihnya kembali ia dalam pemilihan umum 2010 dengan mayoritas suara yang meningkat menjadi 14.416.
Pada Maret 2011, Cairns dilarikan ke rumah sakit karena menderita pankreatitis akut. Setelah berjuang melawan penyakitnya, David Cairns meninggal dunia di Rumah Sakit Royal Free, London, pada 9 Mei 2011 di usia 44 tahun. Kematian prematurnya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya di parlemen dan konstituen di Inverclyde.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa David Cairns awalnya dilarang menjadi anggota parlemen?
Berdasarkan undang-undang lama dari tahun 1801 dan 1829, mantan imam atau pastor Katolik dilarang mencalonkan diri sebagai anggota House of Commons. Hukum ini akhirnya diubah pada tahun 2001 melalui House of Commons (Removal of Clergy Disqualification) Bill agar Cairns bisa mencalonkan diri.
Apa jabatan tertinggi David Cairns di pemerintahan?
Jabatan tertinggi yang pernah diemban David Cairns adalah Menteri Negara untuk Skotlandia (Minister of State for Scotland) yang dijabatnya dari tahun 2007 hingga pengunduran dirinya pada tahun 2008.
Apa penyebab kematian David Cairns?
David Cairns meninggal dunia pada usia 44 tahun akibat komplikasi dari pankreatitis akut setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa minggu.
Sumber referensi: Wikipedia