Fauzi Bowo
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta, dan Duta Besar RI untuk Jerman

Fauzi Bowo (lahir 10 April 1948), yang akrab disapa dengan panggilan Foke, merupakan seorang birokrat, politisi, dan diplomat senior Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Ia tercatat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012 dan kemudian melanjutkan pengabdian negaranya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman antara tahun 2013 hingga 2018.
Latar Belakang dan Pendidikan
Lahir di Jakarta, Fauzi Bowo merupakan putra dari pasangan Djohari Adiputro Bowo, yang berasal dari Jawa Timur, dan Nuraini binti Abdul Manaf, seorang perempuan berdarah Betawi. Akar budaya Jawa-Betawi ini menjadi identitas yang melekat padanya selama berkarier di ibu kota.
Pendidikan dasar Fauzi ditempuh di SD St. Bellarminus, yang kemudian dilanjutkan ke SMP dan SMA di Kolese Kanisius Jakarta. Ketertarikannya pada bidang tata kota membawanya ke Jerman Barat untuk menempuh studi Arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah di Technische Universität Braunschweig. Ia berhasil meraih gelar Diplom-Ingenieur pada tahun 1976. Semangat belajarnya terus berlanjut hingga ia meraih gelar Doktor-Ingenieur dari Technische Universität Kaiserslautern pada tahun 2000 dengan fokus pada bidang perencanaan.
Karier Birokrasi di DKI Jakarta
Fauzi Bowo memulai karier profesionalnya sebagai pengajar di Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Ia resmi menyandang status pegawai negeri sipil sejak tahun 1977. Sebelum terjun ke dunia politik praktis, ia telah menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang membentuk kemampuannya dalam mengelola kota administratif yang kompleks.
Beberapa jabatan penting yang pernah ia emban antara lain Kepala Biro Protokol dan Hubungan Internasional, serta Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Sebagai seorang birokrat murni, ia melengkapi kualifikasinya dengan mengikuti berbagai jenjang kedinasan seperti Sepadya (1987), Sespanas (1989), dan Lemhannas KSA VIII (2000). Karier birokrasinya mencapai puncak saat ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta pada periode 1998–2002.
Baca Juga:
Kepemimpinan di Ibu Kota
Langkah Fauzi Bowo di panggung politik dimulai saat ia terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Gubernur Sutiyoso untuk periode 2002–2007. Pengalaman mendampingi Bang Yos menjadi modal kuat baginya untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2007.
Dalam Pilkada 2007, Fauzi Bowo berpasangan dengan Prijanto. Pasangan ini didukung oleh koalisi besar partai politik dan berhasil memenangkan kursi gubernur dengan perolehan suara 57,87%, mengalahkan pasangan Adang Daradjatun dan Dani Anwar. Selama masa jabatannya, Fauzi menghadapi berbagai tantangan besar, termasuk isu penanganan banjir kronis yang sempat memengaruhi persepsi publik terhadap kinerjanya.
Pada tahun 2012, ia kembali mencalonkan diri untuk periode kedua berpasangan dengan Nachrowi Ramli. Meskipun didukung oleh koalisi partai yang kuat, Fauzi Bowo harus mengakui keunggulan pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama dalam putaran kedua Pilkada 2012. Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai gubernur, ia ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Duta Besar RI untuk Jerman, jabatan yang ia emban hingga awal 2018.
Kehidupan Pribadi dan Penghargaan
Fauzi Bowo menikah dengan Hj. Sri Hartati, putri dari Sudjono Humardani, pada 10 April 1974. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu Humar Ambiya, Esti Amanda, dan Dyah Namira. Atas dedikasinya dalam pemerintahan dan pendidikan, ia telah menerima beberapa penghargaan negara, di antaranya:
- Satyalancana Wira Karya
- Satyalancana Pendidikan
- Satyalancana Karya Satya
- Lencana Melati Pramuka
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa latar belakang pendidikan Fauzi Bowo?
Fauzi Bowo merupakan lulusan Arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah dari Technische Universität Braunschweig dan meraih gelar doktor dari Technische Universität Kaiserslautern, Jerman.
Kapan Fauzi Bowo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta?
Ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta selama satu periode, yakni dari 15 Oktober 2007 hingga 15 Oktober 2012.
Siapa wakil gubernur yang mendampingi Fauzi Bowo?
Saat menjabat sebagai Gubernur, Fauzi Bowo didampingi oleh Prijanto sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Apa jabatan Fauzi Bowo setelah tidak lagi menjadi Gubernur?
Setelah masa jabatannya sebagai gubernur berakhir, ia menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman periode 2013–2018.
Sumber referensi: Wikipedia