R. Soeprapto

Mantan Gubernur DKI Jakarta

Biografi R. Soeprapto: Gubernur DKI Jakarta Pelopor Tata Ruang Ibu Kota
Biografi R. Soeprapto: Gubernur DKI Jakarta Pelopor Tata Ruang Ibu Kota

Raden Soeprapto Djojoharsojo (12 Agustus 1924 – 26 September 2009) adalah seorang perwira militer, birokrat, dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta kesembilan pada masa bakti 1982 hingga 1987. Beliau memiliki peran krusial dalam sejarah pembangunan ibu kota, terutama melalui inisiatifnya dalam menyusun landasan hukum dan perencanaan tata ruang jangka panjang yang menjadi panduan bagi perkembangan Jakarta di masa depan.

Pendidikan dan Awal Karier Militer

Lahir di tengah era kolonial, Soeprapto menempuh pendidikan dasar dan menengah di HIS SLA, yang diselesaikannya pada tahun 1943. Masa mudanya bertepatan dengan pendudukan Jepang, yang kemudian membawanya bergabung dalam pendidikan Pembela Tanah Air (Peta) pada tahun yang sama. Pengalaman di Peta menjadi fondasi bagi karier militernya yang panjang di era kemerdekaan.

Sebagai seorang perwira, Soeprapto terus mengembangkan kemampuannya melalui berbagai jenjang pendidikan militer lanjutan. Beliau tercatat pernah mengikuti pendidikan Kupaltu pada 1954, Kupalda pada 1959, hingga Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 1964. Selain di dalam negeri, ia juga memperdalam ilmu militer di Amerika Serikat dengan mengikuti pendidikan di United States Command and General Staff College (US CGEC) pada tahun 1967.

Perjalanan Karier yang Cemerlang

Karier militer R. Soeprapto mencakup berbagai posisi strategis di berbagai wilayah Indonesia. Di masa awal revolusi fisik, ia menjabat sebagai Komandan Kompi (Danki) antara tahun 1945 hingga 1947. Pengabdiannya terus berlanjut di Kodam VII/Diponegoro dan kemudian memegang komando penting sebagai Panglima Kodam XVI/Udayana pada periode 1970–1972.

Berikut adalah beberapa posisi kunci yang pernah diemban oleh R. Soeprapto:

  • Danmen Taruna Akmil (1960–1964)
  • Asisten 2/OPS Kodam VII/Diponegoro (1964–1967)
  • Kasdam XVII/Cenderawasih (1968–1969)
  • Panglima Kodam XVI/Udayana (1970–1972)
  • Asrenum Hankam (1973–1976)
  • Sekretaris Jenderal Departemen Dalam Negeri (1976–1982)

Baca Juga:

Menjadi Gubernur DKI Jakarta

Setelah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Depdagri, R. Soeprapto terpilih untuk memimpin Jakarta pada tahun 1982. Mengingat kompleksitas masalah di ibu kota, ia membawa konsep kepemimpinan yang pragmatis, bersih, dan berorientasi pada pembangunan yang teratur. Fokus utamanya adalah mewujudkan stabilitas, keamanan, dan ketertiban sebagai prasyarat utama pembangunan kota besar.

Warisan terbesar Soeprapto dalam kepemimpinannya adalah penyusunan Master Plan DKI Jakarta untuk periode 1985–2005. Dokumen ini kemudian dikenal sebagai Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) dan Rencana Bahagian Wilayah Kota (RBWK). Melalui kebijakan ini, ia mencoba menata pertumbuhan Jakarta agar lebih terorganisir, termasuk dengan mengeluarkan regulasi mengenai kewajiban penerima hak atas tanah untuk tunduk pada ketentuan perencanaan kota.

Masa Pensiun dan Akhir Hayat

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur Jakarta pada tahun 1987, R. Soeprapto tidak langsung meninggalkan panggung publik. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 1987–1992, mewakili Utusan Daerah. Pengabdiannya yang panjang di dunia militer dan pemerintahan menjadikannya salah satu tokoh birokrasi yang sangat dihormati.

R. Soeprapto wafat di Jakarta pada hari Sabtu, 26 September 2009, pada usia 85 tahun. Beliau meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dan dimakamkan di Pemakaman Giritama, Parung, Bogor, Jawa Barat, pada hari yang sama setelah waktu Zuhur.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa pencapaian terbesar R. Soeprapto saat menjadi Gubernur Jakarta?

Pencapaian terbesarnya adalah mempelopori penyusunan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) DKI Jakarta untuk periode 1985–2005, yang menjadi cetak biru pembangunan tata kota Jakarta modern.

Jabatan apa yang dipegang R. Soeprapto setelah tidak lagi menjadi Gubernur?

Setelah masa jabatannya berakhir pada 1987, R. Soeprapto menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI hingga tahun 1992.

Di mana R. Soeprapto dimakamkan?

Beliau dimakamkan di Pemakaman Giritama, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sumber referensi: Wikipedia