Rano Karno
Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-16 (sejak 2025) dan Gubernur Banten ke-3 (2015–2017)

Rano Karno (lahir 8 Oktober 1960) adalah seorang aktor, sutradara, dan politikus terkemuka Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam industri hiburan serta pemerintahan. Namanya mulai dikenal luas melalui perannya sebagai Si Doel, karakter ikonik yang telah ia perankan sejak masa kanak-kanak hingga dewasa. Di ranah politik, Rano menorehkan catatan sebagai pejabat publik yang pernah memimpin di dua provinsi berbeda, termasuk menjabat sebagai Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta sejak 20 Februari 2025.
Latar Belakang dan Masa Kecil
Rano Karno lahir di Jakarta pada 8 Oktober 1960 dari pasangan Sukarno M. Noor dan Lily Istiarti. Ayahnya adalah seorang aktor legendaris Indonesia keturunan Minangkabau asal Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat, sementara ibunya beretnis Betawi. Tumbuh di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, masa kecil Rano jauh dari kemewahan. Karena penghasilan ayahnya sebagai seniman saat itu tidak menentu, ia dibesarkan dalam kondisi ekonomi yang sulit.
Keterbatasan finansial tersebut membuat Rano terbiasa hidup prihatin; ia bahkan pernah menceritakan bahwa keluarganya harus berbagi satu piring untuk makan berlima. Meskipun demikian, semangat belajarnya tidak surut. Ia sering menghabiskan waktu di perpustakaan Balai Pustaka untuk membaca karya sastra klasik Indonesia seperti Salah Asuhan dan cerita rakyat Malin Kundang. Kebiasaan membaca inilah yang kelak membentuk pemahaman mendalamnya terhadap seni peran dan narasi cerita.
Karier Gemilang di Dunia Hiburan
Karier akting Rano Karno dimulai pada usia sepuluh tahun saat ia mengikuti audisi film Malin Kundang. Keberaniannya mengoreksi alur cerita di depan sutradara karena pemahamannya dari buku yang ia baca justru membuatnya terpilih. Meski sang ayah awalnya sempat ragu karena khawatir Rano akan mengalami kesulitan ekonomi yang sama di dunia seni, bakat Rano terbukti mampu membawa perubahan bagi keluarganya.
Namanya meroket setelah membintangi adaptasi film Si Doel Anak Betawi pada tahun 1972. Memasuki masa remaja, ia menjadi idola nasional melalui film Gita Cinta dari SMA (1979) bersama Yessi Gusman. Tidak puas hanya menjadi aktor, Rano merambah dunia penyutradaraan pada tahun 1990. Ia menghidupkan kembali karakter Si Doel dalam serial televisi Si Doel Anak Sekolahan. Walaupun awalnya sempat diragukan oleh studio karena dianggap terlalu kental dengan nuansa pedesaan, serial tersebut justru menjadi salah satu tayangan paling sukses dan bertahan selama enam musim di layar kaca.
Baca Juga:
Transisi ke Panggung Politik
Karier politik Rano Karno dimulai saat ia menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada periode 1997 hingga 2002. Dedikasi sosialnya juga terlihat saat ia menjadi Duta Besar Kehormatan UNICEF untuk mempromosikan literasi di Indonesia antara tahun 2002 hingga 2007. Langkah politik praktisnya secara resmi dimulai pada tahun 2008 ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Tangerang mendampingi Ismet Iskandar.
Pada tahun 2011, Rano sempat berencana maju dalam Pilkada Jakarta, namun ia kemudian beralih untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah. Pasangan ini menang dengan perolehan 50% suara. Setelah Ratu Atut tersandung kasus hukum, Rano Karno naik jabatan menjadi Gubernur Banten pada tahun 2015 hingga akhir masa jabatannya di 2017. Pada tahun 2024, ia kembali berlaga di panggung politik sebagai calon Wakil Gubernur Jakarta mendampingi Pramono Anung dan resmi mulai menjabat pada Februari 2025.
Penghargaan dan Prestasi
Sepanjang kariernya, Rano Karno telah mengumpulkan berbagai penghargaan bergengsi baik di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa di antaranya meliputi:
- Aktor Cilik Terbaik: Meraih Penghargaan Citra di Festival Film Indonesia 1974 lewat film Rio Anakku.
- Best Child Actor: Meraih penghargaan di Festival Film Asia Pasifik di Taiwan untuk film Di Mana Kau Ibu? pada tahun 1974.
- Pemeran Utama Pria Terbaik: Meraih Piala Citra pada tahun 1990 atas perannya dalam film Taksi.
- Aktor dan Sutradara Terbaik: Meraih penghargaan untuk serial Si Doel Anak Sekolahan pada tahun 1995.
- Penghargaan Khusus: Menerima Bintang Drama Pria Terfavorit di Panasonic Awards 1997.
Kehidupan Pribadi
Rano Karno menikah dengan Dewi Indriati dan dikaruniai seorang putra serta seorang putri. Hingga tahun 2011, laporan kekayaannya diperkirakan mencapai Rp13 miliar. Selain aktif di dunia film dan politik, Rano juga menulis buku, salah satunya berjudul The Last Barongsai yang diterbitkan pada tahun 2010 dan kemudian diadaptasi menjadi sebuah karya layar lebar.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa film pertama yang dibintangi oleh Rano Karno?
Rano Karno memulai debut aktingnya pada usia sepuluh tahun melalui film Malin Kundang yang dirilis pada tahun 1971.
Apa jabatan politik pertama Rano Karno?
Jabatan politik pertama Rano Karno adalah sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada periode 1997-2002, sebelum kemudian menjadi Wakil Bupati Tangerang pada 2008.
Kapan Rano Karno menjabat sebagai Gubernur Banten?
Rano Karno menjabat sebagai Gubernur Banten dari tahun 2015 hingga 2017, menggantikan Ratu Atut Chosiyah.
Sumber referensi: Wikipedia